Benarkah SAP Business One Tamat di 2026? Fakta, Mitos, dan Peluang Upgrade Versi Terbaru
Isu mengenai “SAP tamat di 2026 atau 2027” belakangan ini cukup ramai dibicarakan. Banyak perusahaan mulai mempertanyakan keberlanjutan sistem ERP yang mereka gunakan, bahkan tidak sedikit yang panik dan mempertimbangkan migrasi besar-besaran. Namun, penting untuk memahami satu hal mendasar: yang memasuki masa akhir dukungan mainstream pada 2027 adalah SAP ERP Central Component (SAP ECC), bukan SAP Business One.
Perbedaan ini sangat krusial. SAP memiliki beberapa lini produk dengan roadmap yang berbeda, segmentasi pasar yang berbeda, serta strategi pengembangan yang tidak bisa disamaratakan. Ketika informasi ini tidak dipahami secara utuh, muncullah kesalahpahaman seolah-olah seluruh produk SAP akan “tamat”.
Padahal faktanya, SAP Business One tetap berada dalam roadmap pengembangan aktif dan dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk segmen perusahaan menengah.

Kenapa Isu Ini Muncul? Akar Kesalahpahaman Roadmap SAP
Kebingungan ini umumnya berawal dari pengumuman resmi bahwa dukungan mainstream untuk SAP ERP Central Component (SAP ECC) akan berakhir pada 2027. Informasi tersebut valid dan memang menjadi bagian dari strategi global SAP untuk mendorong pelanggan enterprise beralih ke platform generasi terbaru, yaitu SAP S/4HANA.
Masalahnya, informasi ini sering disederhanakan menjadi narasi “SAP akan tamat”. Padahal, SAP bukan satu produk tunggal. SAP adalah ekosistem solusi ERP dengan segmentasi yang berbeda-beda, mulai dari enterprise hingga perusahaan menengah.
Secara garis besar, roadmap SAP terbagi sebagai berikut:
- Segmen enterprise: SAP ECC → SAP S/4HANA
- Segmen mid-market: SAP Business One
- Segmen cloud mid-size: SAP Business ByDesign
Masing-masing memiliki siklus pengembangan dan strategi yang tidak saling menggantikan secara langsung. SAP ECC memang digantikan oleh SAP S/4HANA untuk perusahaan besar, tetapi itu tidak berarti seluruh produk SAP ikut dihentikan.
Di sinilah sering terjadi miskonsepsi. Ketika istilah “end of support SAP” beredar tanpa konteks produk yang jelas, banyak perusahaan langsung mengasumsikan bahwa semua lini SAP akan berakhir pada waktu yang sama.
Status Resmi SAP Business One: Masih Aktif dan Berlanjut
Berbeda dengan SAP ERP Central Component yang memang memiliki batas akhir mainstream maintenance, SAP Business One berada pada jalur pengembangan yang berbeda.
SAP Business One adalah solusi ERP yang dirancang khusus untuk perusahaan menengah dan growing companies. Produk ini bukan turunan dari SAP ECC, dan tidak berada dalam roadmap migrasi ke SAP S/4HANA. Artinya, ketika SAP mendorong pelanggan enterprise untuk beralih dari ECC ke S/4HANA, itu tidak otomatis berlaku bagi pengguna SAP Business One.
Hingga saat ini, SAP Business One masih mendapatkan pembaruan versi, enhancement, serta dukungan resmi dari SAP. Bahkan, SAP secara konsisten memposisikan Business One sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk segmen mid-market. Fokus pengembangannya mencakup peningkatan performa, stabilitas sistem, serta penguatan Web Client untuk pengalaman pengguna yang lebih modern.
Penting untuk dipahami bahwa dalam dunia ERP, istilah seperti “end of maintenance untuk versi tertentu” tidak sama dengan “produk dihentikan”. Setiap versi memang memiliki siklus hidupnya masing-masing, tetapi produk secara keseluruhan tetap berlanjut dan berevolusi.
Kapan Perusahaan Perlu Bertindak?
Setelah memahami bahwa SAP Business One tidak berada dalam skenario penghentian produk, pertanyaan berikutnya menjadi lebih rasional: apakah perusahaan perlu melakukan sesuatu sekarang?
Jawabannya tergantung pada posisi sistem Anda saat ini. Jika perusahaan masih menggunakan SAP ERP Central Component, maka 2027 memang menjadi momentum penting untuk menyusun roadmap migrasi ke platform yang lebih baru. Ini bukan sekadar isu teknis, tetapi keputusan strategis yang menyangkut keberlanjutan operasional, keamanan sistem, dan inovasi jangka panjang.
Namun, jika perusahaan menggunakan SAP Business One, fokusnya bukan migrasi besar-besaran, melainkan perencanaan upgrade versi yang terstruktur. Upgrade bukan karena panik, melainkan karena kebutuhan peningkatan performa, compliance, dan optimalisasi fitur terbaru seperti Web Client atau integrasi yang lebih fleksibel.
Sementara itu, bagi perusahaan yang belum menggunakan software ERP atau masih mengandalkan sistem parsial, periode 2026–2027 justru menjadi momen refleksi. Ketika banyak perusahaan melakukan modernisasi sistem, organisasi yang tidak memiliki roadmap digital berisiko tertinggal secara kompetitif.
Dengan kata lain, yang perlu bertindak bukan hanya mereka yang terdampak end of support, tetapi juga mereka yang ingin memastikan sistemnya tetap relevan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Upgrade Bukan Beban, Tapi Momentum Digital Refresh
Dalam banyak kasus, upgrade ERP sering dipersepsikan sebagai proyek yang merepotkan: butuh waktu, biaya, dan penyesuaian internal. Padahal jika direncanakan dengan benar, upgrade pada SAP Business One justru menjadi momen yang sangat strategis.
Setiap versi baru bukan hanya soal patch atau perbaikan bug. Biasanya terdapat peningkatan stabilitas, keamanan sistem, performa database, serta penyempurnaan pengalaman pengguna melalui Web Client yang lebih fleksibel dan modern. Ini berarti perusahaan memiliki kesempatan untuk menyederhanakan proses kerja, mempercepat approval, dan meningkatkan visibilitas data secara real-time.
Lebih dari itu, fase upgrade adalah waktu terbaik untuk melakukan “digital cleanup”. Banyak perusahaan menyadari bahwa selama bertahun-tahun penggunaan sistem, data menjadi menumpuk, struktur akun berubah, atau workflow berkembang tanpa dokumentasi yang rapi. Upgrade memberi ruang untuk menata ulang proses, menyelaraskan kembali dengan strategi bisnis, dan menghilangkan inefisiensi yang sebelumnya dibiarkan.
Momentum ini juga bisa dimanfaatkan untuk:
- Evaluasi ulang kebutuhan modul dan add-on
- Integrasi dengan sistem warehouse, e-commerce, atau BI
- Penyempurnaan kontrol internal dan compliance
- Optimalisasi reporting untuk kebutuhan manajemen
Alih-alih melihat 2026 sebagai ancaman, perusahaan justru dapat menjadikannya sebagai titik evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan digital mereka.
Kesimpulan
Isu “SAP tamat 2026/2027” memang terdengar mengkhawatirkan. Namun setelah ditelaah secara objektif, yang memasuki akhir mainstream maintenance adalah SAP ERP Central Component, bukan SAP Business One.
SAP Business One tetap berada dalam roadmap aktif dan dirancang sebagai solusi ERP jangka panjang untuk perusahaan menengah. Tidak ada skenario penghentian produk secara keseluruhan. Yang ada adalah siklus versi dan peningkatan teknologi, sebagaimana lazimnya dalam dunia software enterprise.
Bagi perusahaan yang masih menggunakan ECC, 2027 adalah momentum penting untuk menyusun strategi migrasi. Bagi pengguna SAP Business One, periode ini menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi kesiapan sistem, merencanakan upgrade secara terstruktur, dan memastikan ERP benar-benar selaras dengan arah pertumbuhan bisnis.
Pada akhirnya, transformasi digital bukan tentang mengikuti rumor, melainkan tentang membaca roadmap dengan tepat dan mengambil keputusan berdasarkan strategi, bukan kepanikan.
Saatnya Menyusun Roadmap ERP Anda
Jika Anda ingin memastikan sistem ERP tetap relevan untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan, langkah terbaik adalah melakukan evaluasi menyeluruh bersama partner resmi yang memahami roadmap SAP secara komprehensif.
Tim konsultan Think Tank Solusindo siap membantu Anda untuk:
- Assessment sistem SAP saat ini
- Penyusunan roadmap upgrade SAP Business One
- Strategi migrasi dari ECC ke SAP S/4HANA
- Perencanaan implementasi ERP yang selaras dengan target pertumbuhan bisnis
Anda dapat mendiskusikan kebutuhan perusahaan Anda dan menjadwalkan demo solusi SAP dengan mengubungi kami lewat beberapa kanal berikut ini:
📩 Hubungi Kami Sekarang!
- 🖱️ Coba Demo Gratis: Klik di sini
- 📨 Email: info@8thinktank.com
- 📱 WhatsApp: +62 857-1434-5189

FAQ Seputar SAP Business One dan Isu 2026–2027
Apakah SAP Business One benar-benar akan dihentikan pada 2026?
Tidak. Hingga saat ini, SAP Business One tetap berada dalam roadmap pengembangan aktif. Isu 2026 biasanya muncul karena kesalahpahaman terhadap siklus versi atau informasi terkait produk SAP lainnya.
Produk SAP mana yang memasuki akhir dukungan pada 2027?
Yang memasuki akhir mainstream maintenance pada 2027 adalah SAP ERP Central Component (SAP ECC). Hal ini tidak berlaku untuk SAP Business One.
Apa perbedaan SAP ECC dan SAP Business One?
SAP ECC dirancang untuk perusahaan enterprise dengan kompleksitas global yang tinggi, sedangkan SAP Business One ditujukan untuk perusahaan menengah yang membutuhkan sistem ERP terintegrasi namun lebih fleksibel dan efisien dalam implementasi.
Apakah pengguna SAP Business One perlu migrasi ke SAP S/4HANA?
Tidak secara otomatis. SAP S/4HANA merupakan penerus SAP ECC untuk segmen enterprise. Pengguna SAP Business One tidak berada dalam jalur migrasi tersebut, kecuali memang strategi bisnis perusahaan berubah ke skala enterprise besar.
Kapan waktu yang tepat untuk upgrade SAP Business One?
Upgrade sebaiknya direncanakan ketika perusahaan ingin meningkatkan performa sistem, memanfaatkan fitur terbaru seperti Web Client, memperkuat keamanan, atau menyesuaikan ERP dengan pertumbuhan bisnis. Upgrade yang terencana jauh lebih efektif dibanding reaktif terhadap isu pasar.
